Akhirnya kita ketemu lagi yah dengan penampilan dan cerita baru kaliyan, padahal satu kampus tapi ketemu aja jarang banget yah maklum mahasiswa semester 1 memang bener-bener nguras tenaga dan sekarang pertanyaannya "baru semester 1 aja udah kaya gini apalagi semester 2, 3, 4, 5?" hmmm nikmatin sajalah namanya juga jihad untuk masa depan hhehe.
Yap yap walaupun tanpa Arry entah dia kemana dengan ijin ada acara kita tetep kumpul tak mengurangi sedikitpun keceriannya :D
Nih aku share foto-fotonya hha setelah makan di naga kuliner dengan duit secukupnya lanjut beli martabak pake duit patungan dan berakhir di kos dimas (^o^)
Duh sayang banget si armada ngga ikut join :p
Ka nandi sih kenapa yah? :D
Sambil nunggu nasi goreng foto-foto dulu ^^
@kosan dimas
Gaya bener nih berdua
Yah seru banget deh pokoknya :) Terima kasih guys udah ngeluangin waktunya buat kita ketemu sebelum pada mudik hari tenang buat UAS dan sukses juga buat Ujian Akhir Semester 1 nya semoga kita semua kumlout. AMIN :D
Tidak pernah terbayangkan bila saya menjadi anggota DPD RI tapi bukanlah suatu yang mudah bila saya di beri amanah besar dari masyarakat untuk menjadi salah satu anggota DPR RI. Seandainya saya menjadi anggota DPD RI yang paling utama saya akan membuat komitmen di dalam diri untuk bekerja dan melaksanakan tugas-tugas sebagai DPD RI dengan ikhlas, bertanggung jawab dan jujur. Setelah itu, mengadakan pendataan dan survey langsung ke daerah-daerah sebagai objek kerja DPD RI yang masih perlu di kaji lebih lanjut seperti perekonomian penduduk, pendidikan, pemerintahan dan hal-hal yang masih riskan dan perlu perbaikan. Selain mengadaka pendataan dan survey langsung saya juga akan melakukan interaksi dengan masyarkat mengenai keluhan yang mereka alami selama hidup di daerahnya seperti masalah harga sembako, air, listrik dan hal-hal lain yang sering terjadi dalam lingkup rumah tangga di Indonesia. Pendataan harus benar-benar valid agar sasaran pemecahan masalahnya dapat terfokus dan tidak terjadi penyelewengan. Masalah-masalah ini kemudian di kumpulkan dan di bahas secara menyeluruh. Hal pertama yang akan saya kerjakan adalah masalah kemiskinan, hal ini memang perlu pembahasan dan tindakan yang berlanjut karena kemiskinan di Indonesia tidak pernah usai. Tak pantas rasanya ketika kita mendengar dan melihat jutaan mobil memadati jalan raya namun masih saja banyak masyarakat kita yang masih duduk teronggok menanti sebuah koin dan kertas untuk sesuap nasi atau yang lebih naasnya lagi meninggal karena kelaparan. Bukankah citra sebagai negara swasembada tercoreng dengan hal ini?
Penyelesaian kemiskinan akan di lakukan dengan bertahap :
1. Di adakannya program raskin (beras miskin) yang benar-benar untuk rakyat miskin dan kegiatan ini akan di tinjau langusng agar tidak terjadi penyelewengan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
2. Pelayanan kesehatan gratis untuk rakyat miskin atau potongan administrasi rumah sakit dan lebih menegaskan rumah sakit dan dokter-dokternya untuk tidak memilih-milih pasien. Seharusnya mereka menangani pasien terlebih dahulu setelah itu baru menjelaskan tentang biaya administrasi, sungguh menenaskan bila pasien gagal di operasi padahal penyakitnya sudah kritis hanya karena biaya.
3. Kemiskinan merupakan sebab dari banyaknya pengangguran di Indonesia. Tidak hanya kemiskinan, kriminalitaspun juga di nilai sebagai akibat dari banyaknya pengangguran. Hal ini sudah sangat jelas apa yang harus di lakuakan yaitu dengan meningkatkan lapangan pekerjaan. Memberikan bantuan kepada industri rumah tangga atau industri-industri kecil untuk mengembangkan usahanya dan menyerap karyawan-karyawan dari pengangguran yang telah di berikan pembinaan khusus.
Yang kedua adalah masalah pendidikan yang menjadi bidang terpenting untuk mencetak generasi-generasi bangsa ke depannya. Gerakan wajib sekolah 9 tahun akan terus di gencarkan dengan penambahan beasiswa bagi anak-anak tidak mampu dan sekali lagi penyebaran dan pendataa beasiswa ini akan di tinjau langusng agar tepat sasaran. Perbaikan gedung-gedung sekolah dan pembangunan gedung-gedung di daerah terpencil serta peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah agar tidak hanya mengunggulkan standarnya tetapi juga kualitas anak didiknya.
Yang ketiga tentang pemerintahan. Pemerintahan di daerah-daerah adalah sebagai wakil dari DPD RI yang lebih dekat dengan masyarakat di daerahnya. Karena seperti komitmen di awal ketika menjadi anggota DPR RI juga melakukan pengawasan kepada kinerja pemerintahan. Memastikan setiap pemerintahan di daerah tetap terbuka, jujur dan adil tidak hanya di ucapan tapi juga di tindakan. Ketika diketahui ada pelanggaran akan di usut dan di tindak lanjuti dengan hukum yang tegas. Itu tadi beberapa hal yang ingin saya laksanakan seandainya saya menjadi anggota DPR RI. Semoga Allah SWT selalu meridhoi kita semua dan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mengedepankan kejujuran, persatuan dan keadilan.
_postingan ini di ikutkan lomba blog DPD RI _di tulis oleh Evita Kharismawati di Kota Semarang ,-